My "We don't Talk Anymore Version-Review and Late Reaction'

Click and read my review and late reaction about this song. Fufufufu bakalan ada sedikit asdfghjklove journey juga.

Hasil Try Out KPMBS (Keluarga Pelajar Mahasiswa Banyuwangi di Surabaya) 2015

Nah seperti judul di atas, hari ini gue bakalan ngereview tentang Try Out KPMBS yang diadain tanggal 25 Januari 2015 kemarin.

HORRORNYA NGAMBIL BIMBEL MALAM MINGGU

Malam Sabtu. Oke, hari gini, buat remaja, engga tau Malam Minggu. Bayak versi dari Malam Minggu. Ada malam minggu pahing, kliwon, legi, bahkan yang baru dijadiin film, Malam Minggu Miko. Malam Minggu. Gue ngamatin malem minggu adalah malem dimana status Facebook naik hingga 50%! Dan isinya sama....

Pengalaman Naik Kereta Api Mutiara Timur Siang

Di postingan ini (yang lagi lagi engga jauh dari kereta) gue bakalan ngasih semacem review atau apalah ya, sekaligus ngasih saran atau sekedar pengalaman buat yang mau tahu gimana sih rasanya naik Mutiara Timur ini .. Oke, untuk pertama bakalan ngereview..... KERETA MUTIARA TIMUR SIANG !

Download 포미닛 (4MINUTE) - '오늘 뭐해 (Whatcha Doin' Today)' (Official Music Video)

Nah, di postingan ini, cuman pengen bagi bagi videonya 4Minute yang Watcha Doin' Today. kenapa? ya karena gue fansnya 4minute waks. Buat reviewnya, nah, disini gue sebagai mantan yadongers -_- MV ini seperti

Tampilkan postingan dengan label My First Time. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My First Time. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Maret 2020

MY "PETERPAN - YANG TERDALAM" VERSION :)

4x4=16
sempat tak sempat, komentar disini akan kubalas :D

Assalamualaikum wr wb.

Akhirnya, setelah sekian lama ngga nulis postingan, sekarang ada waktu (padahal kerjaannya ya rebahan aja) dan mood buat nulis disini lagi.

Many things happen, naik turun kehidupan selama hampr setahun lebih ini.  Kalau kamu pembaca setia (at least pernah baca blogku untuk bagian love story ku yang so pity) pasti ngeh sama dinamika percintaanku wkwkwk. But, back then, rain grant u with rainbow. meskipun ga semua pelanginya bisa ditangkap sama mata kita. 

Setelah badai kehidupan yang ampun deh, ga pernah kebayang sebelumnya, Tuhan mengirimkan satu manusianya yang baik buat menemaniku menyelesaikan fluktuasi (?) perkuliahan. Yup! Minggu besok akhirnya diriku wisuda (mngis bhgya ala willythekidd.,,,). Harusnya malam ini ngerjain proyek, tapi kok ya buntu sekali aku memikirkannya (maafkan saya bu :') 

Ada satu lagu yang menjadi pengantar tangisku. Benar, lagu itu Peterpan -Yang Terdalam. I use the Peterpan version since I prefer it to the Noah vers. Sebelumnya aku bikin My WE DONT TALK ANYMORE VERSION kan, sekarang mau bikin versi ini. Tidak semua mirip dan persis dengan maksud dari lagu itu, tapi ada beberapa bagian yang pas buat beberapa intrik yang terjadi :) 

For the one who become my really really first love, inisial mra, tolonglah ini dibaca dan pahami kalo aku duguen duguen tiap kamu mulai pendiem dan silent treatment!

Ok, lesgo!


PETERPAN - YANG TERDALAM


Kulepas semua yang kuinginkan
Tak akan kuulangi
Maafkan jika kau kusayangi
Dan bila kumenanti

Beberapa bulan terakhir, utamanya satu-dua tahun lalu, aku merasa bahwa tidak semua orang yang berada di dekatku bener bener tulus. Aku tau, itu hal yang lumrah terjadi di society kita saat ini. Tapi aku tidak menyangka kalau itu terjadi, They talked nice in front of you, but became a backstabber behind your back. Tapi, gapapa. Pada akhirnya diriku menyadari bahwa, kami memang kurang cocok menjadi teman dekat. Cukup, saling mengenal saja :) 

Waktu itu, semua terasa kosong. Sepi. Ngerasa sendiri banget di dunia ini. Pernah becanda sambil mbathin, ini aku dispoiler Padang Mahsyar a sama Allah wkwk. Aku paham, bahwa lambat laun semua akan pergi. Teman-teman yang dulu bersama-sama belajar buat ujian, yang dulu saling sapa saling bantu, mereka pergi. Pun, aku ngga menyalahkan karena semua punya urusan masing-masing, tapi di perspektifku, aku berhak merasa kesepian.

Termasuk keluarga dekat. Di titik-titik kritis kehidupanku waktu itu (Oh God I never imagined I took a pen to draw a butterfly instead of cut my blood vessels) aku ngerasa kalau aku semakin jauh dari orang tuaku. Awalnya aku menyalahkan mereka atas aoa yang dibebankan padaku, namun aku sadar bahwa aku yang salah menempatkan mereka pada posisi nyaman itu. Aku yang terlalu memberikan rasa aman sehingga mereka berekspektasi lebih padaku. Bapak ibu, maaf anaknya tidak tahu diri dan jadi outlier buat keluarga :)

Stress banget rasanya, saat hal hal yang kamu kejar dan inginkan ngga kesampaian dan semua menekan atas kesalahan tersebut. Everyone asked me why but almost half of them only wanna know, then judged me. Hingga di suatu waktu, aku sadar bahwa aku menggenggam semuanya terlalu erat, sehingga semua berjatuhan. 

Jauh sebelum pergolakan itu terjadi, aku berdoa kepada Allah untuk diberikan perspektif. Permintaanku cukup detil: laki-laki, tidak harus saling mencinta, dan menjadi sudut pandang yang berbeda dalam hariku menentukan keputusan. Tak lupam di kala kritis hingga terasa hidupku sudah di ujung tanduk, aku dengan tidak tahu diri berdoa,"O Allah, aku gamau mati. Aku belom nikah, aku belom ngerasain secara nyata dicintai lelaki lain." bitj plis, se desperate itu memang

Aku silo (tapi ngga dapet wangsit) dan hari itu aku putuskan buat memulai kembali semuanya, dengan tenang, tanpa ambisi, dan pasrahkan semua. Aku mulai kembali menulis tugas akhir, mulai mengontak teman teman (tbh I almost cried over river karena teman-teman ternyata masih inget aku dan mengkhawatirkan kehidupan kampusku), dan mulai melepas semua yang kuinginkan.

Bapak ibu, maaf atas semua perilaku yang membuat bapak ibu menanti kelulusanku cukup lama. Maaf telah gagal menunjukkan kasih sayang agar tidak saling menanti.

Pernahkah engkau coba mengerti
Lihatlah aku di sini
Mungkinkah jika aku bermimpi
Salahkah tuk menanti

Ada satu line quote yang kubaca, berisikan kalimat,"Saat kamu pasrahkan semuanya kepada Allah dan alam semesta, maka hal yang kau inginkan satu persatu akan terwujud."

Aku mendapat perspectiveku,

Seseorang yang sudah lama kunanti dan kupanjatkan di sela-sela doaku.

Tapi, aku baru sadar kalau aku meminta perspektif baru, Seseorang dengan perspektif hidup yang berbeda, dan cara menghadapi hidup yang berbeda. Huff, seringnya bertengkar karena beda pemahaman terhadap kehidupan :'

Kalau lagi nangis, selalu inget lagu ini. Kalau kita sedang ada dalam mode perspektif yang berbeda, lagu ini cocok bangetsi :((

Dia ini berbeda, dan kadang tidak bisa kumengerti. Malam-malam kritis berakhir dengan tangis yang cukup panjang, hingga mengandai apakah semua yang dikatakan perspektive baru itu benar. Bermimpi untuk bersama, serta menanti kapan akan bertemu saat kami sedang berjauhan, kadang berakhir rasa bersalah karena aku memberatkan rindu ini diatas bentangan jarak yang jauh. Maafkan aku.

Takkan lelah aku menanti
Takkan hilang cintaku ini
Hingga saat kau tak kembali
Kan kukenang di hati saja

Awalnya, aku tidak percaya konsep bahwa cinta itu tidak akan hilang, atau berganti. Aku percaya bahwa ada saat ketika cinta itu hilang, entah karena meninggalkan atau ditinggalkan. Aku percaya bahwa suatu saat, penantian hanya akan menjadi waktu yang hilang dan tidak berkesudahan. Hingga, Allah mengirimkan "perspektif baru" ini

Saat aku mulai lelah menanti, Tuhan kirimkan dia untuk kusayangi. Saat rindu ada dan tercipta bersama dengan kenyataan bahwa terbentang ratusan kilometer jarak, lelah letih menanti akan terbayar saat bertemu. Hingga setelah berulang kali, aku menyadari bahwa aku tidak lelah menanti :)

Orang mengatakan bahwa cinta pertama sulit terlupa, yang bilang itu kalo gasalah crushku waktu sma (setelah kupikir pikir, selama ini aku hanya kagum, belum sampai mencinta sepertinya). Si bocah itu waktu itu cerita kalau first lovenya pacaran sama cowok teman ngegim-nya di warnet, dan sekarang apa yang dia bilang bener. Kita mungkin tidak berjodoh dengan cinta pertama kita, tapi rasa itu akan tetap ada bersemayam di lubuk hati terdalam.

Aku menyadari, bahwa aku bukan cinta pertama dari perspektif baru itu. Tentu, paham betul bahwa rasa cintanya dengan yang pertama tidak akan hilang, tetap ada walaupun dengan tingkat yang berbeda. Mudahan, sudah cukup kuat pondasi yang kubangun untuk bertahan melawan itu :)

Aku pernah merasa bahwa, aku hanya bisa menanti, belum bisa mendatangi. Pada titik itu, aku merasa sedih dengan segala keadaan yang membuatku selalu gagal menghampiri perspektif itu. Aku hanya bisa menunggunya (setidaknya hingga saat ini saja, semoga Tuhan memberi kemurahan hati agar kami bisa saling berjumpa kembali), Jika pada masanya, takdir menentukan bahwa dia tidak akan kembali, mengenangnya di hati menjadi satu satunya hal yang bisa diraih.

Kau telah tinggalkan hati yang terdalam
Hingga tiada cinta yang tersisa di jiwa

Aku menolak bait terakhir, setidaknya hingga sesuatu terjadi dan menolak semua kesimpulan yang telah ada di bagian sebelumnya. Cinta akan selalu tersisa di jiwa, cinta ada karena berbagai hal terjadi diantara dua jiwa, setidaknya akan terus ada walau hanya setitik yang tersisa :)

-

Menurut kamu, cinta kita ke seseorang bisa abis ngga si? kalau mau diskusi, bisa banget komen di bawah. If u stand my opinion, give a strength to it, kalo menolak, kasih alasannya kenapa. Selalu senang kalau bisa berdiskusi sama pembaca :) 

dearest author, Via. 

Selasa, 26 Desember 2017

My Silly Method to Overcome Run Out of KAI Ticket


Assalamualaikum wr wb

Yap, di postingan ini saya mau bagi bagi tips gimana sih caranya dapet tiket meskipun tiket dari asal ke tujuan kita udah abis wkwkwk

Kemarin tanggal 21 Desember 2017 saya rencananya pulang. Kenapa engga pulang dari kemaren jumatnya karena ada vacation  tipis tipis sama anak anak BPH wkwkwk. Dan, hari rabunya ada survei buat KKN (terasa sedih karena... ikut KKN berarti saya udah semester tua wahaha). Jadinya saya baru bisa pulang kamisnya. Pun juga selasa adek saya yang laperan minta ditemeni nonton. Sip!

Selasa, 09 Agustus 2016

My First Time: Naik Kereta Api Probowangi

Assalamualaikum wr wb

Yeayayaaayy (Ala syahrini di iklan mie sadep *eh) this was the xx times I use train! Still it is my most favorite  transportation! Fyuuh sayangnya masih make kereta itu itu aja -__-" 

(Okay, wait. Tunggu sampe saya bisa njajal kereta di DIVRE Sumatra dan nyoba jalur kereta di Sulawesi.) 

Seperti yang diketahui di postingan sebelumnya, beberapa hari yang lalu saya musti balik lagi ke Surabaya buat ngurus surat keterangan kuliah dan ambil Kartu Hasil Semester (and again, don't ask about my GPA). Terus di pstingan itu saya bahas masalah mesin cetak tiket mandiri yang berubah jadi sistem boarding pass di Surabaya Gubeng kan? Masih anget kok, daripada saya kasih linknya terus musti bolak balik kena adfly wkwkw

Nah jadi ceritanya gini. Ibu yang emang engga biasa dan jarang serta gapernah ngasih uang saku 'tumpeh tumpeh' kemaren ngasih uang saku buat di Surabaya sekitar lalala (sensor, jaga imej ibuk haha). Nah masalahnya adalah ini hati udah gemes banget pengen cepet cepet bikin rekening Bank Syariah. Cocoknya lagi rekening bank yang jadi KTM kan isinya mevet banget dan harus di isi biar aman rekeningnya. Apalagi pas di Surabaya nih, ada promo dari Sbux 'Buy 1 Get 1" buat celebrating Internatinal Friendship Day jadi pas banget setelah beberapa bulan ga main kesana. Plus plus kan ini anggaran belanja saya-__- Belum lagi uang saku itu belum dilengkapi sama biaya bayar tiket. Duh mak gini amat-__-

But, bukan anak ekonomi sih kalau saat kevevet gini gabisa mengalokasikan keuangan /eaeaea/ Dengan berbagai pertimbangan dsb, akhirnya saya putusin buat naik Probowangi aja, dengan resiko terbesarnya, BERANGKAT PAGI dan GADAPET TRANSPORT KE STASIUN!

Oke, saya gamau bahas masalah apa apa yang terjadi sebelum saya berangkat ke stasiun, mending langsung aja ke rasa dan kritik kritik kecil buat kereta api ini.
  1. First Impression dari kereta ini adalah, murah tapi engga murahan. Sempet pesimis sih soalnya ini kereta api termuraaah buat jurusan Surabaya-Banyuwangi Baru. Tapi menurut saya sih 11:!2 sama Sritanjung yang notabene harga tiketnya lebih mahal 20-30 ribu, cuman Sritanjung enaknya kan waktunya lebih siang dan mudah dijangkau. 
  2. Dari sisi fasilitas keretanya. Satu yang pasti langsung saya rasain adalah, ACnya! AC harus dingin lah ya. Untung sih menurut saya masih dalam keadaan 'lumayan menuju bagus' karena kadang masih keras nyess kena AC. Cumannya lagi adalah, karena ini kereta Ekonomi jadi pintunya ga bisa cklek (aduh gimana ya ngejelasinnya) jadi gampang kebuka dan bikin udara luar masuk dan ACnya ga dingin lagi. Alhamdulillahnya, dapet gerbong yang enak. Saya paling engga seneng kalo dapet kereta yang tempat duduknya ada papannya gitu (yang pernah naik ekonomi mungkin tau) untungnyaaaa kemaren gadapet gerbong yang kaya gitu. 
  3. Ini yang njijikin banget. Kemaren kan berangkat sengaja pake rok biar gausa bawa mukena, terus kok gabisa gerak gampang jadi ganti celana. Dan lagi lagi, namanya juga kereta api ekonomi ya, beda jauh sama Ekskutif haha. Toiletnya njijikin banget. Kaya ada duuuh pokonya saya gabisa njelasin lah, saya aja nulis ini sambil nahan geli kebayang lubang toiletnya yang sampe duh pokonya sebisa mungkin hindari toilet yaa kalo naik kereta ekonomi ini.
  4. Bagasi. Buat yang emang bawa barang banyak dan punya anggaran lebih, sebisa mungkin mending naik bisnis atau eksekutif. Di ekonomi ini bagasi nya umpel-umpelan (desekan) sampe sampe ditaruh di deketnya bordes dan nyempitin jalan. Untungnya saya naiknya dari Stasiun pertama, jadi masih kebagian.
  5. Kecepatan kereta. Kereta ini saya bayanginnya pelan gitu, terus berhentinya lamaaa kayak kalo naik Penataran atau Dhoho. Tapi ternyata engga lho. Paling lama berhenti sekitar 10 menitan kalo gasalah, dan engga kerasa lama. Speednya juga hampir sama kayak Mutiara Timur kok. Jadi engga kerasa lama, malah kadang menurut saya lebih kerasa lama naik Mutiara Timur haha.
  6. Ketepatan eta (Estimated Train Arrived ?) hm, skala 7,5 dr 10. Estimasi sampe di Kalisetail itu 10:49 tapi nyampenya jam 10:55an.
  7. FYI, ada kereta makannya loh. Saya kira gaada haha. Menunya waktu itu Nasi Goreng Maroco, Nasi Sate, Pop Mie, sama satunya apa itu lupa. Jadi jangan takut kelaparan ya, tapi kalo kaya saya gini bukan takut kelaperan, tapi gaada uang haha
  8. The Great Things is, kereta ini melebihi ekspektasi saya banget. Saya kira ini old-fashioned banget dengan gaada notification voice buat nge-informasin stasiun selanjutnya. Ternyata ada lho! Wah keren! BILINGUAL! Bule bule jadi ga susah nih ngartiinnya.
That's all my experience. Again, overall enak kok dan nyaman naik kereta ini. Cuman ya masih trauma dengan toilet yang njijikin. Ohiya saran aja. Saya kemaren kan di gerbong 1 (kalo dari Surabaya Gubeng, kalo dari Banyuwangi mungkin gerbong 5 atau gerbong dinas), jadi buat yang pengen dapet tempat duduk kaya saya mungkin bisa jadi acuan. BTW, karena saya di gerbong 1, jadinya saya musti jalan dulu ke gerbong dua buat turun. Nah di gerbong dua ini nih temoat duduknya ada papannya. Sepanjang jalan pulang saya cuman bisa alhamdulillah alhamdulillah karena gajadi pesen di kereta dua.  

Doakan rejeki saya lancar ya, ntar kalo devices saya udah memadai, bakalan saya uploadin video yang isinya jalur dengan pemandangan bagus sepanjang rel kereta.

Buat yang mau tanya, bisa banget nanya di kolom komentar. Ada yang mau bagi info atau pengalaman juga? Feel free to give comment!

Wassalamualaikum wr wb

Tags:
  • PENGALAMAN NAIK KERETA API PROBOWANGI
  • RASANYA NAIK PROBOWANGI

Minggu, 07 Agustus 2016

My First Time: Using 7Minute Workouts-Fitness for Bikini Body [REVIEW]

Assalamualaikum wr wb

Mumpung masih di rumah, belum masuk kuliah, pengen ngepos banyak hal haha

Jadi ceritanya, liburan semester ini kan di rumah terus. Kalo semester kemaren kan sebentar doang karena ada kegiatan di Malang. Berhubung ini di rumah, makanan murah, jajanan banyak, mbledak deh ini badan. Apalagi gue ini tipe manusia yang gampang banget nambah lemak di pipi sama paha. Yaudah bayangin sendiri aja-_-

Padahal gue udah sempet bahagia karena nomer celana turun dari 34 (wedan gendut banget gue) jadi nomer 32 dan radaa kegedean dikit. Tapi syukuri ajalah, masa di rumah mau diet juga? Eman ah, kapan lagi bisa makan bebas wkwkwk

Terus gue mulai nyari aplikasi olahraga di AppStore. Sebelumnya kan gue ganti id Apple ke id yang Australia (buat download Pokemon Go dan failed) dan nemu namanya Tabux atau apa ya lupa. Lumayan bagus cuman ya gitu kan, aplikasi luar negeri itu bagus bagus tapi dikit dikit bayar. Akhirnya gue switch itu AppStore ke id yang Indonesia. 

Pas lagi exploring ini gue nemu banyak banget kayak Freeletics dan lain lain. Awalnya pengen download aplikasi ini karena kayanya feedback dari penggunanya bagus tapi entah kenapa gue malah download aplikasi 7Minute Workouts-Fitness for Bikini Body (for woman). 

Gue suka ini aplikasi karena sekilas di detail application (yang ada foto foto aplikasinya itu lho) kok kayanya interfacenya ga aneh aneh dan minimalis keren, meskipun warnanya pink rada tua gitu-___- Terus disana kaya ada video tutorial tiap jenis workoutsnya jadi kaya bantu banget gitu. 

Screenchoot di AppStore
(sumber: pribadi, AppStore's 7MWorkouts)

Pas pertama buka aplikasinya tampilannya kaya gini 


(Abaikan itu promosi butt workout wkwkwk)
Nah, simpel kan? Dan engga neko neko suruh bayar buat make yang ini harus unlock dll.

Ini daftar workoutnya

Buat yang pengen nyoba workout diatas, bisa kok di search di YouTube. Favorit gue sih yang No Rope Jump Rope sama Superman Exercise karena gampang dan bisa dilakuin pas lagi tiduran nonton TV xD.

Masih make sekali doang sih gue, jadi belum tau perubahannya. Tapi sekali pake ini udah ngerasa rada enteng di beberapa bagian dan rada seger ga gampang capek. Buat fitur lainnya, download aja aplikasinya :)) In sha Allah enak kok haha. 

BTW, itu buat bikin Bikini Body kan ya? Gue baru aja tau wkkwk tapi niatnya ga buat bisa bikin bikini kemana mana kok. Ya biar rada nge-shape aja wkwk. It seems that I started to care about my body's shape. 

Okay, selamat mencoba. Mudahan lancar dan sesuai ekspektasi yang diinginkan. Buat yang baru atau yang udah coba, bisa banget komen di bawah buat bagi bagi experiencesnya dan tips tips buat memepercepat pembentukan XD

Wassalamualaikum wr wb

Tags:
  • Review 7 Minute Workout
  • Trying 7 Minute Workout
  • Pengalaman menggunakan 7 Minute Workout

My First Time: Mesin Cetak Mandiri di Surabaya Gubeng berubah jadi Boarding Pass

Assalamualaikum wr wb

Ceritanya, kemaren barusan nyampe rumah abis ambil KHS di Surabaya (okay, enough, don't ask about the GPAs). Biasanya kan gue naik Mutiara Timur Malam/Siang sama Sritanjung, tapi lebih sering naik Mutiara Timur Malam sih. Buat yang pengen tahu pengalaman gue naik Mutiara Timur bisa klik disini 

Berhubung ini lagi liburan (means that I don't have much money and no income at all), kemaren buat pertama kalinya beraniin diri naik Probowangi. Kenapa gue sebut beraniin diri? Karena ini kereta berangkatnya pagi dari Surabaya Gubeng, jam 04:25 jadi harus bangun pagi dan itupun gatau bisa dapet taksi atau engga. Gue juga udah niatin berangkat ke stasiun jalan kaki aja sekalian ngurusin badan xD. But yeah, buat mantepin diri buat berangkat jam segitu di Surabaya ada sisi sulitnya tersendiri -__- btw perjalanan menuju stasiun dan rasanya naik Probowangi ini bakalan gue review sendiri di pos selanjutnya..

Back to topic. Gue kaget awalnya. Niatnya kan jam 10 pagi ke stasiun buat cetak mandiri tiket kayak biasanya. Nah sampe sana kaget loh kok jadi mesin barcode dan gada printnya sama sekali. Sampe bingungnya gue pikir ini cuman buat Stasiun Gubeng Baru. Gue pindah ke Gubeng Lama eh ternyata sama. Lah tambah bingung dong eyke..

Niatnya mau tanya ke mbak mbak yang ada di sekitar sana tapi kok ngantri banget, terus bacaada semacem X-Banner di sebelah mesinnya. So, sekarang itu masuknya pake boarding pass cem bandara gitu. Buat yang bingung atau yang baru tau info ini, gue kemaren sempet foto tata caranya di Stasiun Gubeng Baru...
Jadi, buat yang belinya di loket bakalan dapet tiket kan? Nah di tiket itu ada barcodenya. Nah ntar scan barcodenya di mesin boarding pass itu. Ntar bakalan keluar kertas boarding passnya. Buat yang pesennya online kayak gue, ada kode bookingnya itu kan? Nah ntar tinggal sentuh-sentuh aja di layar kode bookingnya, ntar juga bakalan keluar. Nih contohnya boarding pass punya gue kemaren


Gue sempet bingung juga karena gue kemaren ke stasiun itu minta dianterin sama temen (motor masih di rumah) dan gue juga awalnya mikir ga mungkin nyetak satu jam sebelum berangkat karena tadi itu, gatau bisa dapet taksi atau engga. Untung aja temen gue mau nganterin lagi haha. Thanks Maulaaa

Ada beberapa kritik dan pujian buat sistem yang baru ini. Pujian gue yang pertama adalah sistem ini bikin keamanan kereta (dimasukin orang lain atau semacemnya) lebih terjaga, karena sistem keamanannya berlapis lapis sini. Selain itu kita bisa check-in 12 jam sebelum keberangkatan kereta, jadi buat yang biasa bangun telat macem gue gini bisa rada aman karena engga keburu buru buat cetak tiket dan sejenisnya. Buat kritiknya, kayanya ini kurang disosialisasiin ya. Harusnya sih ada semacem notif ketika beli tiket dan naik dari Surabaya Gubeng. Buat yang gatau kan jadinya kasian. Terus kalo bisa sih jam check-innya diperpanjang ya, jangan 12 jam sebelum deh. 24 jam gitu lah (keliatan banget kalo writernya gampang nelat plus males). Dan, sebagai calon ekonom -apasih- gue gatau ya kenapa gue ngerasa ini salah satu cara "efisiensi biaya" dari PT KAI karena kayanya kertas buat boarding pass sama yang buat tiket konvensional mahalan yang konvensional XD.

Overall, gue berharap banget semua perbaikan dan peningkatan kualitas kereta api ini bener demi kenyamanan penumpang dan kemajuan buat PT KAI sendiri. 

Oke, selamat menempuh perjalanan. Semoga selamat dan sesuai ekspektasi. "Thank you for using our services and see you on the next trip'' (keliatan kalo keseringan naik kereta)

Wassalamualaikum wr wb